Jumat, Desember 27, 2013

MENCARI DI SELA LIPATAN AWAN


jika saatnya tiba lalu akan apa?
merangkai lagi memori pada lorilori tebu
seduh kembali minuman itu, teguk bersama
seraya menggulung sepi, menikmati baitbait puisi

pagutan majas menyusuri bibir dan melumat tiap kata
pada suara yang hampir tak terdengar, seperti igauan
desis nafas memburu saat mengejan pada asonansi tertentu
pada ketukan nada mendetak jantung

duhai, tabir semakin tebal, kusibak berkalikali
mencarimu di sela lipatan awan atau di belakang rembulan
denting melengking, secara kasat kau memanggilku
bertemu di dangau penuh diksi dan metafora

andai semula sudah terkultus, ingin berlamalama
mengembara di alam entah penuh desah-meresah
sejenak bepikir, mengukir cendana, yang
tumbuh di belakang rerimbun rinai hujan

271213

Tidak ada komentar: